Social Icons

Featured Posts

Kamis, 14 Februari 2013

Basic/ Ilmu Dasar Yang Harus Dikuasai Seorang Hacker


Seiring dengan kemajuan teknologi informasi dan komunikasi, masalah-masalah keamanan informasi menjadi semakin kompleks dan beragam. Untuk dapat memecahkan masalah-masalah keamanan tersebut, seorang profesional keamanan informasi saat ini membutuhkan kemampuan dan pengertian yang lebih mendalam atas infrastruktur, program, ancaman, vulnerabilities dan lain-lain celah keamanan.
Dengan kata lain, profesional keamanan informasi perlu menjadi seorang hacker plus. Yaitu selain memahami semua yang berkaitan dengan sistem keamanan informasi, perlu juga memahami secara mendalam perangkat dan arsitektur teknologi informasi dan komunikasi; jaringan; regulasi; bahasa pemrograman; bahasa Inggris; World Wide Web; HTML; Operating System; Open source; dan budaya hacker.
Apakah hacker itu ?
Pada awalnya sebutan hacker ditujukan kepada para programer yang ahli atau orang-orang yang mempunyai minat sangat tinggi terhadap komputer yang berkumpul dalam sebuah komunitas untuk berbagi pengalaman dan ilmu. Hacker membangun jaringan, membangun internet, membangun sistem operasi Unix, membuat Usenet, membuat World Wide Web beroperasi. Bila seseorang adalah bagian dari budaya tersebut dan memberikan kontribusi pada perkembangannya, kemudian komunitasnya mengetahui serta memanggilnya hacker, maka dia adalah seorang hacker. (definisi menurut Eric S. Raymond)
Ada sebuah komunitas lain yang mengaku sebagai hacker dan kemudian media massa pun menjulukinya sebagai hacker. Mereka (umumnya) adalah sekumpulan anak muda yang melakukan deface, menerobos sistem keamanan suatu institusi, mencuri password, merusak sistem, dan/atau melakukan phreaking. Hacker yang sesungguhnya menjuluki mereka cracker. Cracker biasanya tidak bertanggung jawab, kriminal dan merusak.
Definisi hacker menggelembung dan menciut, memositif dan menegatif sesuai persepsi yang dibangun oleh media massa.
Bagaimana menjadi seorang hacker ?
Sebagaimana profesi ”keahlian” lainnya, menjadi seorang hacker tentunya tidak serta merta setelah lulus sekolah komputer atau kursus pemrograman langsung dapat dikatakan hacker atau programmer. Untuk mendapatkan keahlian tersebut, walaupun tidak mesti dijuluki hacker, membutuhkan ilmu yang komprehensif menyangkut teknologi informasi dan komunikasi, serta memiliki cara berfikir hacker.
Ilmu dasar yang harus dikuasai untuk menuju ke keahlian seorang hacker adalah :
1. Mempelajari program dan bahasa pemrograman : keahlian yang paling dasar seorang hacker adalah program. Bisa memulainya dari Python, Java, C/C++ kemudian Perl dan LISP. Menjadi hacker perlu mempelajari secara mendalam bagaimana berpikir dan memecahkan masalah pemrograman dalam berbagai bahasa pemrograman. Berlatih melalui membaca kode program dan menuliskan kode program.
2. Mempelajari software dan operating system open-source : software open-source dapat diperoleh dengan biaya yang minimal, source-code nya tersedia sehingga dapat dimodifikasi. Nilai yang diperoleh dengan mempelajari software open-source jauh lebih tinggi dari software komersial. Software komersial seperti Microsoft atau Apple didistribusikan dalam bentuk binari sehingga sulit membaca kodenya.
Unix adalah operating system di internet. Bila kita berfokus pada mempelajari Unix, akan banyak sekali manfaatnya. Budaya hacker saat ini terpusat pada Unix.
3. Mempelajari penggunaan world wide web dan menulis dalam HTML : ini bukan dimaksudkan belajar menggunakan web browser, tapi belajar menulis dalam HTML (hiper-text mark-up language). Menulis dalam HTML akan melatih kebiasaan berfikir tentang pemrograman. Jadi, buatlah Home Page (dengan HTML tentunya, bukan program visual) dengan isi yang baik. Isi yang baik akan melatih semangat untuk berbagi.
4. Mempelajari dan menulis bahasa Inggris : suka atau tidak, bahasa Inggris masih merupakan bahasa yang digunakan dalam internet. Hampir dapat dikatakan tools pemrograman yang ada menggunakan bahasa Inggris. Jadi fokuskan untuk dapat menulis dalam bahasa Inggris dengan baik.
Selain mempelajari keempat ilmu dasar itu, yang tidak kalah pentingnya adalah menumbuhkan sikap seorang hacker. Sama seperti keahlian lainnya, selain kemampuan, sikap dan budaya akan keahlian tersebut sangat menentukan seseorang berhasil mencapai status keahlian itu atau tidak.
Berikut hal-hal yang menjadi sikap dan kebiasaan seorang hacker :
1. Melakukan usaha keras dengan penuh memotivasi : menjadi hacker adalah menyenangkan, kesenangan yang membutuhkan usaha keras untuk mencapainya. Usaha keras tersebut harus dipelihara dengan motivasi yang tinggi untuk mendapatkan ilmu dasarnya, melatihnya dengan memecahkan masalah, dan berlatih terus menerus untuk mempertajam keahlian. Jangan membatasi diri.
2. Menjadi kreatif : tidak ada metode penyelesaian yang keramat dan jitu dalam permasalahan komputer yang terus berkembang. Memiliki kreatifitas, walaupun sumberdaya terbatas, akan sangat membantu dan bernilai tinggi.
3. Memelihara rasa ingin tahu : rasa ingin tahu akan memotivasi diri dari dalam, sehingga memiliki kemauan untuk membaca, melakukan latihan dan percobaan, mencari penyelesaian masalah hingga tuntas, dan melihat sejauh mungkin.
4. Mengatasi kejenuhan : jangan pernah bosan dan jenuh terhadap pekerjaan yang berulang-ulang, sebab hal itu merupakan salah satu bagian dari upaya penyelesaian terhadap masalah baru. Seorang hacker harus dapat mengatasi kebosanan dan kejemuan yang muncul dalam dirinya.
5. Menumbuhkan iklim yang kondusif : kreatifitas, ide cemerlang dan kejernihan berpikir biasanya muncul pada suasana yang menyenangkan. Hacker memerlukan suasana itu. Bentuk dan macam suasana yang menyenangkan sangat beragam dan tidak berlaku universal, jadi lebih mudah menset suasana itu oleh diri sendiri.
6. Membangun sikap dan kemampuan yang handal : menjadi hacker memerlukan kecerdasan, latihan, dedikasi dan kerja keras. Membangun sikap dan memiliki kemampuan sangat penting, sehingga perlu dimiliki secara bersama-sama.
7. Melakukan interaksi dalam komunitas hacker : komunitas hacker biasanya merupakan sebuah forum untuk saling berbagi pengalaman dan ilmu atau dapat juga hal-hal ringan lainnya. Saat seorang hacker dalam keadaan buntu terhadap suatu masalah, komunitasnya akan siap membantu. -antz-

Perbedaan Hacker Dengan Cracker

Hacker dan cracker adalah sebuah kata benda yang menunjukkan profesi. Sedang hacking dan craking adalah kata benda bentukan dari verb. Ah, sepertinya terlalu rumit jika menjelaskan mengenai bahasa di sini, yang jelas, tanpa tahu terlebih dahulu maknanya pasti pembaca sudah tahu apa perbedaan hack, hacking, dan hacker.
 
Selama ini istilah hack dan crack sering diasumsikan sama, padahal keduanya berbeda. Pada awalnya keduanya memang sama. Mereka berdua sama-sama berhasil mendapatkan akses ke segala sesuatu yang seharusnya tidak mereka miliki. Namun, perbedaan antara hack dan crack, ditunjukkan pada apa yang terjadi setelah itu, pilihan antara merusak dan tidak merusak.
 
Hack adalah kegiatan yang dilakukan dengan tujuan untuk mendapatkan data-data penting yang diinginkan dengan cara dan tujuan yang baik.
Crack adalah kegiatan yang dilakukan dengan tujuan untuk mendapatkan data-data penting yang diinginkan dengan cara yang bersifat merusak, mencuri, serta merugikan orang lain.
 
Perbedaan Hacker dengan Cracker
a. Hacker :
  1. Mempunyai kemampuan menganalisis kelemahan suatu sistem atau situs.
  2. Hacker mempunyai etika serta kreatif dalam merancang suatu program yang berguna bagi siapa saja.
  3. Seorang Hacker tidak pelit membagi ilmunya kepada orang-orang yang serius atas nama ilmu pengetahuan dan kebaikan.
  4. Seorang hacker akan selalu memperdalam ilmunya dan memperbanyak pemahaman tentang sistem operasi.
b. Cracker :
  1. Mampu membuat suatu program bagi kepentingan dirinya sendiri dan bersifat destruktif atau merusak dan menjadikannya suatu keuntungan.
  2. Bisa berdiri sendiri atau berkelompok dalam bertindak.
  3. Mempunyai situs atau channel dalam IRC yang tersembunyi, hanya orang-orang tertentu yang bisa mengaksesnya.
  4. Mempunyai IP yang tidak bisa dilacak.
  5. Kasus yang paling sering ialah Carding yaitu Pencurian Kartu Kredit, kemudian pembobolan situs dan mengubah segala isinya menjadi berantakan